Blogroll

18.46 |

Pembuatan Penomoran Halaman pada Ms. Word 2010 dan Ooo Writer

Pada saat kita membuat karya tulis pasti menggunakan program aplikasi pengolah kata seperti Microsoft Word, kita harus membuat nomor halaman dan seringkali nomor halaman yang kita buat harus sesuai dengan ketentuan yang telah ditentukan. Di sini saya akan membandingkan antara program aplikasi Microsoft Word dan Open Office org Writer tentang penyusunan penomoran halaman.

Pertama, kita akan membahas penomoran pada Ooo Writer.
Macam-macam penomoran halaman pada Ooo writer ada 3 yaitu penomoran halaman biasa, penomoran halaman tidak sesuai urutan dan penomoran halaman dengan format yang berbeda.
Berikut ini adalah penomoran halaman biasa pada Ooo writer :
Langkah pertama, kita aktifkan Footer On dengan cara letakan kursor pada (misalnya) halaman Kata Pengantar, klik FormatPage… Footer → aktifkan Footer On) ;
Selanjutanya klik Insert Fields Page Number ;
Lakukan hal yang sama pada halaman BAB I dan seterusnya.
Berikut ini adalah penomoran halaman yang tidak sesuai urutan:

Dalam OpenOffice Writer, hal ini bisa diterapkan dengan page style yang berbeda. Misalnya diaplikasikan penomoran halaman 1 – 5 untuk halaman 1 – 5, diikuti dengan nomor halaman 10 – 15 untuk nomor halaman 6 – 10. Page style yang berbeda harus dipisahkan oleh sebuah page break. Dalam OO Writer, page break bisa dimasukkan secara manual ataupun secara otomatis.



1



Kali ini akan dibuat page break secara manual’.
  1. Siapkan halaman (boleh kosong) sebanyak 10 halaman
     
  2. pada halaman pertama pilih menu Insert – Footer – Default
  3. Lalu pilih menu Insert – Fields – Page Number. Penomoran halaman berjalan normal, 1 – 10
  4. Pada halaman 5 kita masukkan Manual Page Break dengan cara pilih menu Insert – Manual Break.
  5. Dalam kotak dialog isikan / pilih seperti gambar berikut :
  6. Maka otomatis penomoran halaman akan berlanjut dari nomor 10 dan seterusnya.

Selanjutnya, kita akan membahas penomoran pada Ms. Word.
Sebagai contoh, bagaimana caranya memberi nomor halaman dalam satu file dengan format sebagai berikut :
  1. Group judul yang terdiri dari halaman judul, kata pengantar, abstrak, daftar isi dll dengan format i, ii, iii, dst yang letaknya di tengah bawah, untuk halaman pertama (nomor halaman i) ditiadakan.


    2

     
  2. Group isi yang terdiri dari bab 1, bab 2, dan bab lain dengan format 1, 2, 3, dst yang letak nomornya di tengah bawah, tapi setiap awal halaman bab nomornya berada di kanan atas.
  3. Group lampiran tanpa penomoran halaman.
Kebanyakan dari kita akan mengetik terlebih dahulu, setelah selesai baru memberi nomor halaman. Disini akan dijelaskan dengan mengatur format halaman terlebih dahulu sehingga waktu mengetik, nomor halaman akan langsung muncul. Untuk nomor halaman yang telah ada teksnya pada prinsipnya sama. Dari contoh kasus di atas kita dapat memberi penomoran sebagai berikut
Group judul
  • Letakan kursor di halaman pertama kemudian klik Insert kemudian klik Page Number pilih Format Page Number, untuk memunculkan pemilihan format nomor halaman.


  • Pilih format nomor halaman yang akan digunakan i, ii, iii, … Continue from previous section artinya penomoran mengikuti halaman sebelumnya, Start at artinya halaman tersebut dimulai dari nomor yang diinginkan. PilihContinue from previous section kemudian klik OK.

     
  • Klik Insert kemudian klik Page Number pilih lokasi tempat nomor Bottom of Page dan pilih Plain Number 2maka halaman akan diberi nomor i, ii, iii dst berada di tengah bawah.


    3

     
  • Selanjutnya mulailah mengetik kemudian setiap akhir ketikan perpindahan halaman (misalnya dari halaman judul ke halaman pengesahan atau yang lainya) kita klik Insert kemudian pilih Page Break atau Page Layoutklik Break pilih Page otomatis halaman akan pindah. (Biasanya kita akan menekan Enter sampai topik pindah ke halaman lain, namun ini tidak akan efektif karena jika ada perubahan tulisan di awal maka halaman berikut juga berubah).

     

     

  • Untuk menghilangkan nomor i klik 2 kali Footer atau Header pada halaman nomor i tadi kemudian centang (√)Different First Page. Dengan begitu nomor i akan hilang sehingga nomor untuk halaman pertama berbeda.

     
  • Kita sudah memberi penomoran halaman sesuai dengan kasus di poin 1.
Selanjutnya kita akan membuat penomoran halaman untuk kasus pada poin 2 dengan cara sebagai berikut :
Group isi
  • Untuk pindah ke group isi yang terdiri dari beberapa bab. Letakan kursor di akhir halaman group judul kemudian klik Page Layout klik Break pilih Next Page. Ini dimaksudkan untuk memisahkan jenis halaman termasuk nomornya nanti. Ini berlaku untuk setiap pergantian bab. Misalnya pergantian dari bab 1 ke bab 2 atau bab lainya.

     
  • Klik 2 kali di Header dan Footer halaman pertama bab 1 maka akan muncul tab Desing. Klik Link to Previousuntuk memutuskan format penomoran dari group halaman sebelumnya (halaman sebelumnya mempunyai format i, ii, iii, .. sedangkan format bab 1, 2, 3, …). Pastikan Link to Previous tidak aktif di Header dan Footer, jika tidak perbedaan penomoran tidak akan terjadi.

     
  • Letakan kursor di halaman pertama bab kemudian klik Insert kemudian klik Page Number pilih Format Page Number, untuk memunculkan pemilihan format nomor halaman.

     
  • Pilih format nomor halaman yang akan digunakan 1, 2, 3, … Kita pilih Start at ketik 1 pilih Kemudian klik OK agar halaman bab 1 dimulai dari nomor 1.

  •   Letakan kursor di halaman pertama bab Klik tab Insert kemudian klik Page Number pilih lokasi tempat nomor misalnya Top of Page dan pilih Plain Number 3 maka halaman pertama bab akan diberi nomor 1 di kanan atas.
  • Kemudian ketik isi bab, jika ada perpindahan halaman, nomor halaman akan otomatis berada di bagian tengah bawah bukan di atas.
  • Untuk pindah ke bab berikutnya (misalnya bab 2) klik tab Page Layout klik Break pilih Next Page (poin a). Saat terjadi perpindahan Next Page penomoran akan tereset ke nomor 1, untuk merubahnya lakukan poin c dan d, namun pada poin d pilih Continue from previous section maka otomatis halaman pertama bab 2 akan mengikut halaman bab 1.
  • Untuk bab-bab berikutnya tidak perlu melakukan pengaturan penomoran karena akan otomatis. Dengan demikian kita sudah memberi nomor halaman sesuai dengan kasus di poin 2.
Selanjutnya kita akan membuat nomor halaman untuk kasus pada poin 3 dengan cara sebagai berikut :
Group lampiran
  • Untuk pindah ke group lampiran. Letakan kursor di akhir halaman group isi kemudian klik Page Layout klikBreak pilih Next Page. Untuk setiap perpindahan group kita menggunakan Next Page.
  • Karena bersifat otomatis maka kemungkinan halaman awal lampiran akan terdapat nomor halaman, untuk menghilangkannya klik 2 kali di Header dan Footer halaman pertama lampiran maka akan muncul tab Desing. Uncentang Different First Page kemudian klik Link to Previous untuk memutuskan format penomoran dari group halaman sebelumnya. Pastikan Different First Page dan Link to Previous tidak aktif di Header danFooter, jika tidak perbedaan penomoran tidak akan terjadi.

     
  • Untuk menghilangkan sisa nomor yang masih ada, letakan kursor di halaman awal lampiran kemudian klik tabInsert kemudian klik Page Number pilih Remove Page Numbers maka nomor halaman akan hilang tanpa akan menghapus nomor halaman sebelumnya.
  • Dengan demikian kita sudah menyelesaikan group lampiran


    6

      
Demikian penjelasan tentang pembuatan nomor halaman yang berbeda letak dan format. Untuk kasus lain pada prinsipnya hampir sama dengan cara di atas. Sehingga dapat disimpulkan bahwa :
  1. Untuk membedakan halaman kita harus memisahkan group penomoran menggunakan Next Page.
  2. Untuk memutuskan format penomoran dilakukan dengan menonaktifkan Link to Previous setelah melakukan perintah Next Page.
  3. Membedakan nomor halaman awal dengan halaman berikut dengan megaktifkan Different First Page




komentar :

lebih mudah menggunakan Ms.word karena menu toolbarnya simple dan mudah di mengerti, sedangkan open office writer, menu toolbarnya agak rumit dan agak sulit untuk di pahami, tetapi mungkin karena saya baru menggunakannya jadi terlihat rumit, berbeda lagi jika sering latihan akan sama mudahnya dengan ms.word.


7

Read More